Pembuatan Surat Gugatan Perorangan

Langkah 2 : Isilah formulir dibawah ini sesuai petunjuk
Identitas Penggugat
Identitas Kuasa Hukum Penggugat
Identitas Tergugat
I. Obyek Sengketa
(Format penulisan obyek sengketa : Surat Keputusan............ Nomor:............ tertanggal............ tentang............ atas nama (bila ada)............).
II. Kewenangan Pengadilan Tata Usaha Negara
(Bersifat konkret diartikan bahwa obyek yang diputuskan dalam keputusan itu tidak abstrak, tetapi berwujud, tertentu atau dapat ditentukan).
(Bersifat individual, diartikan bahwa Keputusan Tata Usaha Negara itu tidak ditujukan untuk umum, tetapi tertentu baik alamat maupun yang dituju).
(Bersifat final, diartikan keputusan tersebut sudah definitif, keputusan yang tidak lagi memerlukan persetujuan dari instansi atasan atau instansi lain, karenanya keputusan ini dapat menimbulkan akibat hukum).
(Format penulisan surat keberatan administratif : Surat Nomor … perihal …. tertanggal … yang dikirimkan pada tanggal ……).
Cukup jelas.
(Format penulisan banding administratif : Surat Nomor … perihal …. tertanggal … yang dikirimkan pada tanggal ……).
Cukup jelas.
III. Kepentingan yang dirugikan Penggugat
IV. Tenggang Waktu Pengajuan Gugatan
(Format penulisan surat : Surat Nomor … perihal …. tertanggal …...).
V. Dasar dan Alasan Gugatan
Uraikan dengan jelas dan singkat duduk sengketanya sehingga gugatan jelas, mudah dipahami
Uraikan dengan jelas dan singkat duduk sengketanya sehingga gugatan jelas, mudah dipahami
Uraikan dengan jelas dan singkat duduk sengketanya sehingga gugatan jelas, mudah dipahami
Uraikan dengan jelas dan singkat duduk sengketanya sehingga gugatan jelas, mudah dipahami
Uraikan dengan jelas dan singkat duduk sengketanya sehingga gugatan jelas, mudah dipahami
Uraikan dengan jelas dan singkat duduk sengketanya sehingga gugatan jelas, mudah dipahami
Uraikan dengan jelas dan singkat duduk sengketanya sehingga gugatan jelas, mudah dipahami
Uraikan dengan jelas dan singkat duduk sengketanya sehingga gugatan jelas, mudah dipahami
Uraikan dengan jelas dan singkat duduk sengketanya sehingga gugatan jelas, mudah dipahami
Uraikan dengan jelas dan singkat duduk sengketanya sehingga gugatan jelas, mudah dipahami
Uraikan dengan jelas dan singkat duduk sengketanya sehingga gugatan jelas, mudah dipahami
Uraikan dengan jelas dan singkat duduk sengketanya sehingga gugatan jelas, mudah dipahami
Uraikan dengan jelas dan singkat duduk sengketanya sehingga gugatan jelas, mudah dipahami
Uraikan dengan jelas dan singkat duduk sengketanya sehingga gugatan jelas, mudah dipahami
Uraikan dengan jelas dan singkat duduk sengketanya sehingga gugatan jelas, mudah dipahami
Apabila form untuk posita kurang dapat ditambahkan dalam gugatan yang sudah diunduh
Uraikan dengan jelas dan singkat duduk sengketanya sehingga gugatan jelas, mudah dipahami
Uraikan dengan jelas dan singkat duduk sengketanya sehingga gugatan jelas, mudah dipahami. (AUPB sesuai dengan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administarasi Pemerintahan)
VI. Permohonan Penundaan Pelaksanaan Putusan (apabila ada)
Uraikan alasan-alasan penundaan pelaksanaan putusan dengan jelas, singkat dan mudah dipahami